Momentum besar terjadi dalam pengelolaan Cagar Alam Gunung Nyiut (CAGN). Sebuah upaya pendekatan kepada masyarakat dalam mengurangi gangguan kawasan mencapai titik temu yang saling menguntungkan.

Bertempat di Polsek Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar melalui Seksi Konservasi Wilayah III Singkawang Resort Sanggau Ledo, Yayasan Planet Indonesia (YPI) dan Kepolisian Sektor Sanggau Ledo menggelar acara penyerahan secara sukarela senjata api rakitan milik warga sebanyak 17 pucuk kepada pihak kepolisian.

Hadir dalam acara tersebut Kapolsek Sanggau Ledo, Babinkamtibmas Pisak, Ketua RT 02 Dsn. Dawar, Manajer Pemberdayaan Usaha Masyarakat Konservasi Yayasan Planet Indonesia (PUMK YPI), tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat dusun Dawar, Senin (28/06/21).

Gunung Nyiut merupakan kawasan konservasi yang mempunyai keterikatan manfaat timbal balik yang kuat dengan masyarakat di sekitarnya. Untuk tetap menjaga simbiosis mutualisme antara kawasan dan masyarakat, sebuah kerjasama BKSDA Kalbar dan YPI membuat program penarikan senjata sebagai upaya menekan gangguan kawasan dalam hal ini perburuan satwa.

Kompensasi diberikan sebagai wujud apresiasi kepada masyarakat dengan rencana pembangunan tower mini di wilayah Dusun Dawar. Adanya tower mini diharapkan kehidupan masyarakat akan mudah berkomunikasi dan mengakses informasi serta mampu meningkatkan kecerdasan untuk kelangsungan generasi mendatang yang lebih maju dan berkembang.

“Kepemilikan senjata api sudah diatur dalam Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dan diperkuat dengan perizinan kepemilikan senjata api dalam Surat Keputusan KAPOLRI No. POL Nomor SKEP/82/II/2004 tentang petunjuk pelaksanaan pengamanan pengawasan dan pengendalian senjata api non organik TNI/Polri,” kata Kapolsek Sanggau Ledo Ipda Dwiyanto Bhanu Susilo, S.I.P.

“Komitmen masyarakat untuk menjaga lingkungan dengan tidak melakukan perburuan, maka akan meningkatkan populasi satwa itu sendiri yang berdampak positif terhadap kelangsungan hidup semua makhluk”, tutup Kapolsek.