
Polres Bengkayang – Jumat 17 Juli 2020, sungai Betung, karhutla sepertinya msh menyisakan pekerjaan rumah tersendiri setiap tahun pada saat musim kemarau tiba untuk negara Indonesia, adapun bbrp faktor yang menyebabkan karhutla tsb adalah pembukaan areal pertanian dan perkebunan serta ulah oknum yang tidak bertanggung jawab sengaja membakar lahan gambut maupun semak belukar yang telah mengering yang mengakibatakan kebakaran hutan dan lahan secara meluas dan menimbulkan kabut asap, untuk antisipasi dan mencegah hal tsb polri mengintruksi kan jajaran nya untuk mengambil langkah pencegahaan salah satunya adalah terus melakukan giat sosialisasi terkait larangan pembakaran hutan dan lahan kepada masyarakat.
Demikian pula yang dilakukan oleh Polsek Sungai Betung untuk antisipasi karhutla polsek sungai betung punya cara tersendiri yakni dengan mengarahkan anggota bhabinkamtibmasnya untuk lakukan sosialisasi dengan cara door to door system, seperti yang dilakukan oleh Bripka Mulyadi yang merupakan Bhabinkamtibmas Desa Suka Maju Kec.Sungai Betung, dengan membawa serta banner sebagai alat peraga Bripka Mulyadi mengajak warga yang ditemuinya untuk ikut andil dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan.
Warga yang mendapatkan sosialisasi larangan karhutla dari Bripka Mulyadi menyatakan dukungan nya kepada polri yang berupaya melakukan pencegahaan karhutla, mengingat dampak karhutla yg dirasakan sangat mengancam keberlangsungan hidup baik manusia,hewan dan tumbuhan,imbuh salah seorang warga.
Adapun maksud dan tujuan dilakukan sosialisasi oleh Bripka Mulyadi dengan cara bertemu langsung dengan warga adalah agar point yang disampaikan dapat langsung diterima oleh warga dan sosialisasi yang disampaikan dapat lebih akrab dan mendekatkan polri kepada masyarakat selain,ingatkan warga cegah karhutla Bripka Mulyadi juga mengajak warganya untuk menjaga sit.kamtibmas tetap kondusif menjelang pelaksanaan pemilihan umum bupati dan wakil bupati, agar penyelengaraan pilkada dalam keadaan aman, damai dan sejuk.
Penulis : Hendri
