
Sat Polairud Polres Bengkayang membuat terobosan kreatif dalam upaya meningkatkan dan menumbuhkan semangat kinerja personil Satuan Polairud Polres Bengkayang oleh karenanya disetiap kegiatan kepolisian yang dilaksanakan, sedapat mungkin melakukan sambang dan dialogis dengan masyarakat yang menjadi sasaran kegiatan.
” Lakukan sambang kepada masyarakat nelayan tingkatkan sinergitas dengan Satuan samping/Instansi terkait, himbauan dan perintah Kasat Polairud Polres Bengkayang Ipda Ratnam
” Sambang kemitraan dilaksanakan untuk mempererat tali silaturahmi dengan semua elemen masyarakat dan mendekatkan Polri dengan Rakyat karena Polri tanpa dukungan Rakyat tidak akan mampu bekerja secara maksimal, ” tutur Ipda Ratnam
Jumat (04/06/2021) pukul 08.30 wib, Bripka Herman dan Brigadir Sakalillah, melaksanakan sambang” ke masyarakat nelayan Sungai Raya
Dalam kesempatan tersebut disampaikan himbauan Protokol kesehatan Covid 19 dengan 5M, memakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan,
serta agar menghindari kegiatan yang dapat menimbulkan konflik dengan masyarakat sekitar, sehingga tercipta suasana yang aman dan damai.
Pupuk rasa persaudaraan untuk memperkokoh persatuan antara sesama anak bangsa, perbedaan bukan alasan kita untuk saling mencederai kerukunan berbangsa dan bernegara yang selama ini sudah terjalin Dengan Baik.
Apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan atau ada kejadian dilingkungan sekitar, segera kordinasikan/lapor ke RT, Bhabinkamtibmas/Kantor Satpolairud, sehingga secepat mungkin dapat ditindak lanjuti.
Bripka Herman turut menyelipkan himbauan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap kehadiran perahu/kapal pendatang yang sandar di Sungai Raya untuk itu peran serta masyarakat sangat dibutuhkan sebagai mitra kerja Polri.
Awasi dan cek serta kontrol selalu sampan/motor/kapal yang ditambatkan di Perairan Sungai Raya maupun di pesisir pantai Bengkayang, tidak menuntut kemungkinan membawa barang yg di larang ( Narkoba ) didalam melaksanakan kegiatan mencari ikan jangan sesekali menggunakan handak (bom ikan) dan portasium.
Selain kegiatan dimaksud (bom ikan dan potasium) melanggar hukum dan ketentuan perundang-undangan, juga berdampak rusaknya biota laut dan ekosistemnya, mari saling tukar informasi perkembangan situasi keamanan wilayah secara umum, terutama yang menyangkut Kamtibmas di wilayah Perairan,
Masyarakat Nelayan Sungai Raya yg diwakili Edy berterimakasih atas kunjungan dan himbauan dari Sat Polairud Polres Bengkayang, dengan kehadiran Polairud ditengah kami sebagai masyarakat nelayan, sehingga kami merasa lebih berani dekat dan berani menyampaikan keluh kesah maupun informasi kepada Sat Polairud
Kami siap mendukung Sat Polairud untuk menjaga keamanan perairan/pesisir Bengkayang, khususnya perairan/pesisir Sungai Raya dan siap ikut serta menjaga kerukunan Agar aman dan damai.
