Polisi Sektor (Polsek) Siding Resor Bengkayang Bripda Yugo Ardilistyo, menghimabu kepada masyarakat di wilayah hukumnya agar tidak melakukan pembakaran Lahan dan Hutan (Karlahut).

Hal ini menyikapi mulai marak terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau di wilayah Provinsi Kalbar.

“Saya Himbau khususnya masyarakat di wilayah hukum Polsek Siding untuk tidak melakukan pembakaran Lahan dan Hutan, karena sangat membahayakan,” sebut Kapolsek Siding IPDA Bambang Rudiyanto melalui anggotanya Bripda Yugo Ardilistyo kepada wartawan, Sabtu (20/02/2021).

Ada juga pembagian selebaran dan himbauan kepada masyarakat dengan melibatkan seluruh personil dan Bhabinkamtibmas Polsek Siding serta meningkatkan kegiatan patroli di wilayah rawan terjadinya karlahut.

Diuraikannya, ada 3 (tiga) sifat himbauan yg dipasang yaitu pertama, bersifat mengajak masyarakat agar dapat mencegah dan menjaga terjadinya karhutla tersebut dengan mencoba menyentuh hati dari masyarakat yang memiliki lahan atau yg bertempat tinggal dekat dengan hutan atau lahan kosong. Hal tersebut sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekitarnya.

Kedua, himbauan yg bersifat peringatan yg bertujuan untuk memberitahu masyarakat bahwa dampak dari terjadinya karhutla tsb dapat merugikan berbagai pihak dan masyarakat banyak tanpa memandang usia. Salah satunya Seperti, dampak yg disebabkannya adalah bencana asap yg dapat merusak kesehatan manusia, dan yg terlebih kasihan lg adalah anak-anak dan balita yang merusak perkembangan anak tersebut.

Dan yang ketiga adalah, bersifat Sanksi dan ancaman hukuman bagi pelaku sesuai dgn aturan hukum yg berlaku. Hal tsb sbg bentuk efek jera dan sebagai contoh bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan lainnya.

Selain itu, Kapolsek Siding mengajak dan menghimbau kepada seluruh komponen kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara terlebih lagi khususnya di wilayah Kecamatan Siding agar mari kita bersama-sama menjaga kelestarian hutan dan lingkungan kita dari kerusakan yang disebabkan oleh tangan-tangan jahil manusia.

“Mari kita saling mengingatkan satu sama lainnya demi kemaslahatan umat manusia dan mahluk hidup umumnya. Mudah-mudahan kita sebagai manusia dapat membawa rahmat bagi seluruh alam, BERSAMA KITA BISA,” pungkasnya.