polresbengkayang.com – Demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Seluas, menjelang pemilu 17 April 2019 mendatang,Polsek Seluas melaksanakan Apel Gelar Pasukan di lapangan Mapolsek Seluas. Sabtu(23/03/2019).

Dalam kegiatan apel tersebut di  Pimpin langsung oleh Kapolsek Seluas IPDA Darmawan S.H, dan di ikuti oleh seluruh personil Polsek Seluas. Selain itu  pula di libatkan 1 Regu Kades se Kec. Seluas, 1 Regu Polri dan TNI(Dan Ramil Seluas beserta personil) , 1 Regu Linmas + Sat Pol PP Kec. Seluas, dan 1 Regu Security PT. WKN.

“Kegiatan ini kita laksanakan agar bersama sama warga setempat menjaga ketertiban, dan keamanan menjelang maupun saat pemilu 2019. ” ungkap Kapolsek Seluas.

Keterlibatan unsur camat,  desa dan masyarakat di rasakan akan lebih menjadikan wilayah setempat kondusif terlebih banyaknya informasi hoax yang tersebar saat menjelang pemilu tahun ini.

“Kita lakukan koordinasi bersama demi menciptakan wilayah Kecamatan Seluas untuk menciptakan situasi yang tetap aman damai dan sejuk, “tambahnya.

Giat selesai pukul 09.30 Wib. Selama giat berlangsung situasi aman dan terkendali, dan pemimpin apel Ipda Darmawan membacakan  amanat Menkopohukan,  terkait 6 penekanan yang menjadi pedoman seluruh komponen yang terlibat dalam bertugas pengamanan pemilu.

1. Pahami bahwa tugas pengamanan Pemilu Serentak Tahun 2019 ini adalah kehormatan dan kebanggaan yang tidak dapat dinilai dengan apapun sekaligus menjadi amal ibadah yang akan mendapatkan balasan pahala dari Tuhan YME bila dilaksanakan dengan tulus ikhlas;

2. Jalin sinergitas anatara unsur Pemerintah, TNI-Polri dan seluruh komponen masyarakat guna mewujudkan keamanan dan kelancaran pelaksanaan tugas;

3. Segera kenali, cari, temukan dan atasi serta netralisir potensi kerawanan agar tidak berkembang dan mengganggu penyelenggaraan Pemilu Serentak Tahun 2019;

4. Tindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku terhadap pihak-pihak yang mencoba mengganggu kelancaran Pemilu Serentak Tahun 2019;

5. Babinsa dan Bhabinkamtibmas harus mampu ikut serta menenangkan masyarakat agar tidak resah dengan menyebarnya berita-berita hoax serta dapat menguatnya politik identitas yang dapat menggerus disintegrasi bangsa; dan

6. Inventarisir dan berkoordinasi dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta tokoh masyarakat untuk memberikan rasa tenang kepada masyarakat sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan aman.