
Polres Bengkayang –Bhabinkamtibmas Polsek Ledo untuk Desa Lesabela Bripka Harun Melakukan Sambang dan Sosialisasikan Larangan Karhutla Kepada Masyarakat, (Jumat, 21/08/2020).
Guna menjaga keakraban dengan masyarakat, Polsek Ledo melalui Bhabinkamtibmas Desa Lesabela Bripka Harun secara rutin melakukan sambang kepada warga. Dalam kegiatan sambang kali ini terlihat Bripka Harun melakukan sosialisasi larangan karhutla kepada warga yang dijumpainya. Selain sosialisasi secara lisan, Bripka Harun juga terlihat berfoto bersama warga menggunakan banner yang berisikan himbauan larangan karhutla.
Bripka Harun menyebut sosialisasi larangan karhutla kepada warga dilakukan dengan harapan agar warga dapat memahami akan dampak dan akibat karhutla yang mana dapat menimbulkan kerugian bagi semua pihak sehingga kedepan warga dapat berpartisipasi dan berkontribusi serta menjadi mitra polri dalam rangka mencegah karhutla.
Lebih lanjut Bripka Harun menuturkan bahwa perlu partisipasi dan kerjasama semua pihak untuk mencegah terjadinya karhutla. Menurutnya keterlibatan warga secara langsung dinilai perlu dengan harapan agar kejadian karhutla dapat terhindarkan. Hal ini dikarenakan membuka lahan dengan cara membakar merupakan salah satu kearifan lokal warga yang sudah menjadi tradisi turun temurun. “Jika warga sudah mengerti dan menyadari akan bahaya yang dapat timbul akibat karhutla maka tidak menutup kemungkinan atas kesadaran warga dengan sendirinya tidak akan terjadi lagi karhutla”‘ucap Bripka Harun.
Ketika dikonfirmasi Bapak Kapolsek Ledo Iptu Asep Maulana membenarkan bahwa pihaknya akan terus melakukan sosialisasi larangan karhutla kepada masyarakat. Iptu Asep Maulana menjelaskan, bukan hanya petugas Bhabinkamtibmas yang digerakkan untuk melakukan sosialisasi larangan karhutla, tetapi seluruh anggota Polsek Ledo sudah diperintahkan dan diarahkan untuk terus melakukan sosialisasi larangan karhutla kepada masyarakat.
Iptu Asep Maulana menambahkan, sosialisasi larangan karhutla diharapkan dapat menimbulkan kesadaran masyarakat akan dampak dan bahaya karhutla sehingga membuka lahan tidak lagi dengan cara membakar. “Sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa saat ini sudah mulai memasuki musim kemarau tentunya dampak dari segala bentuk kegiatan pembakaran lahan berpotensi membahayakan dan dapat menimbulkan kerugian bagi kita semua, oleh karena itu kegiatan sosialisasi akan terus kita lakukan” pungkasnya.
