
polresbengkayang.com – Kanit Sabhara Aipda Dodi Darusman mewakili kapolsek Capkala menghadiri rapat koordinasi pembentukan posko gugus tugas pencegahan Covid-19 di Pendopo Kantor Camat, Kecamatan Capkala, Kabupaten Bengkayang, pada hari Kamis (16/04/2020).
Rapat koordinasi dihadiri oleh Camat Capkala Onestinus, Danramil Sei duri, Capkala dan sui. Raya kepulauan diwakili babinsa Capkala , Kepala Puskesmas , Sekcam Capkala, Kasi Trantib, Kadi Ekbang, Para Bhabinkamtibmas Polsek Capkala, staf Camat Capkala, Ka. UPT Pendidikan, dan Para Kepala desa se- Kec. Capkala.
Acara diawali pembukaan oleh Camat Capkala. Pada kesempatan itu Camat Capkala mengatakan bahwa berkaitan dengan adanya perkembangan wabah Covid-19 yang saat ini semakin meningkat, maka semua harus benar-benar maksimal mengantisipasi. Posko Covid-19 akan ditempatkan di Aula Kantor Camat dengan anggota secara bergilir dari Muspika Capkala. Berhubungan adanya instruksi pemakaian masker, Camat Capkala mengajak memberi contoh kepada masyarakat dan selanjutnya meneruskan ke masyarakat.
Setelah pembukaan dan sambutan Camat Capkala diteruskan sambutan dari Danramil dan Kapolsek Capkala. Babinsa yang mewakili Danramil mengatakan penanganan penderita Covid-19. Bila ada data berkenaan dengan Covid-19 harus segera dilaporkan ke Posko Muspika untuk segera mendapatkan penanganan. Perkembangan patroli yang dilakukan menginformasikan ada penurunan volume masyarakat yang keluar rumah. Kapolsek Capkala yang diwakili Kanit Sabhara mengatakan bahwa posko harus lengkap pirantinya antara lain peta, sanitizer, data isolasi, data petugas atau piket posko, harus ada buku mutasi piket, papan tabulasi kegiatan dan lain-lain.
Analisis dan evaluasi tingkat kecamatan akan dilaksanakan setiap hari di Kantor Camat Capkala. Petugas gugus tugas selain standby juga mobiling jika dibutuhkan membantu oleh gugus tugas desa yang terdiri dari 6 desa . Tugas gugus tugas lainnya antara lain penyemprotan, tangkal hoax dan penyuluhan.
Rapat koordinasi dilanjutkan dengan penyampaian oleh Kepala Puskesmas menyampaikan bahwa manfaat dan kegunaan posko harus difahami. Saat isolasi, tempat yang kita pilih harus disentralkan dan menurutnya untuk tempat diserahkan kepada kepala Desa. Penggunaan masker harus disosialisasikan sampai ke tingkat RT. Masalah data, dari gugus Covid-19 tingkat Kabupaten Bengkayang, mengenai data nama memang harus dirahasiakan karena masyarakat akan resah dan berakibat menurunkan daya tahan tubuh. Lebih lanjut Kapus mengatakan bahwa dengan adanya posko maka akan lebih efektif dalam pendataan, terutama dengan adanya pendatang dari zona merah. Data anjurannya memang bukan berdasarkan nama, tetapi kalau jumlah boleh seperti ODP. Bidan agar koordinasi dengan perangkat desa dalam hal pelaporan.
Masing-masing pemangku kepentingan mengungkapkan permasalahan-permasalahan yang dihadapi sesuai tugas pokok dan fungsinya. Rapat koordinasi kemudian dilanjutkan dengan diskusi untuk menentukan langkah-langkah yang akan dilakukan oleh Forkopimka dalam mencegah dan menangani penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Capkala. Partisipasi masyarakat sangat diharapkan dalam hal mematuhi semua himbauan pemerintah agar dapat memperlambat bahkan menghentikan penyebaran Covid-19. Keamanan dan ketertiban lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, jika seluruh warga memahami hal itu niscaya lingkungan akan lebih aman dan kondusif.
Masing-masing para Kades mengatakan bahwa mereka sudah membentuk gugus tugas penanganan covid-19 di desa masing-masing, dengan adanya gugus tugas covid-19 dikecamatan akan mempermudah koordinasi dalam penanganan covid-19, ungkap salah satu kades.
penulis: Binmas Polsek Capkala.
