
Polres Bengkayang – Bhabinkamtibmas Polsek Ledo Polres Bengkayang Polda Kalbar khusus Desa Serangkat Bripka Dwi Suharto melalui Program Polisi Sahabat Petani harus selalu aktif untuk mendorong agar petani tetap aktif untuk selalu menanam tanaman jangka pendek yang dapat menghasilkan keuntungan lebih cepat guna menjaga ekonomi para petani yang semakin melemah agar tidak ketergantungan dengan bantuan pemerintah dimasa pandemi Covid 19 yang tak kunjung berakhir, karena kestabilan ekonomi bangsa indonesia saat ini sedang merosot.
Banyak para petani dimasa sekarang yang sering mengeluh karena hasil pertanian mereka seperti kelapa sawit, Karet dan padi dijual dengan harga rendah sedangkan untuk biaya operasional dan biaya perawatan cukup mahal.
Oleh sebab itu untuk mengatasi permasalahan seperti itu agar para petani harus cukup teliti dan pintar pintar untuk memilih jenis tanaman yang akan mereka tanam agar tidak mengalami tekor dan rugi dikemudian hari.
“Tanaman jangka pendek yang harus ditanam oleh para petani sebaiknya harus tanaman jangka pendek sampai tahap pemanenanya dan biaya operasional dan biaya perawatanya tidak mahal misalnya menanam jagung, agar petani bisa memperoleh keuntungan karena harga jagung Khususnya di Kab.Bengkayang masih terbilang Stabil”, ucap Bhabinkamtibmas Bripka Dwi Suharto.
Bhabinkamtibmas juga meminta petani tidak berpatokan dengan hasil pertanian saja, selingi juga dengan beternak seperti membuka kolam ikan, beternak babi atau yang lainya agar penghasilan para petani bisa bertambah.
Ditemui dilain tempat Kapolsek Ledo Iptu Asep Maulana juga membenarkan hal tesebut, karena dimasa pandemi Covid 19 ini para petani harus aktif agar ketahanan pangan di daerahnya bisa baik, tidak lupa beliau juga menyampaikan agar para petani mematuhi Protokol kesehatan pemerintah dimasa Adaptasi Kebiasaan baru agar tidak terserang Virus Covid 19.
