Polsek Ledo – Peran Polri selain Harkamtibmas, juga mendukung program pemerintah dalam bidang kesehatan seperti Pencegahan Penyakit Kaki Gajah. Seperti yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Ledo Polres Bengkayang Briptu Tan Deden yang ikut mendampingi petugas Puskesmas Ledo melaksanakan kegiatan pengambilam darah malam hari untuk kegiatan Survei Darah Jari (SDJ) Falariasis dan evaluasi minum obat kaki gajah selama lima tahun berturut (sejak tahun 2016-2021) kepada warga yang dilaksanakan di Desa Dayung Kec. Ledo, Jumat (19/11/2021) malam.

Survei darah jari Falariasis ini dilakukan untuk mengetahui tingkat endemisitas penyakit Kaki Gajah serta sebagai evaluasi terhadap pengobatan massal pencegahan kaki gajah yang sudah berlangsung selama lima tahun sejak tahun 2016 di wilayah Kec. Ledo Kab. Bengkayang.

Kegiatan ini sendiri dilaksanakan selama dua hari yakni tanggal 19 November 2021 bertempat di Desa Dayung Kec. Ledo dan tanggal 22 November 2021 bertempat di Desa Lesabela Kec. Ledo dengan sasaran yang diambil darah jarinya adalah warga yang berumur diatas 5 tahun.

Walaupun kegiatan dilaksanakan dimalam hari, antusiasme warga Desa Dayung Kec. Ledo dalam pelaksanaan kegiatan survei darah jari Falariasis sangat tinggi terbukti dengan warga yang bersedia untuk diperiksa diambil sampel darah jari dan kegiatan berjalan dengan tertib serta aman terkendali.

“Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada kepala desa, tokoh masyarakat dan seluruh warga Desa Dayung yang telah proaktif dalam mendukung memberantas penyakit kaki gajah ini khususnya diwilayah Kec. Ledo ini,” tutup Kapolsek Ledo IPTU Asep Maulana.