
polresbengkayang.com – Sudah beberapa pekan terakhir ini di wilayah perairan Natuna sedang musim tangkap cumi. Fenomena tersebut membuat nelayan dari luar berdatangan untuk menangkap cumi yang merupakan jenis ikan untuk komoditi ekspor.
Menyusul fenomena itu, jajaran Satuan Polisi Perairan (Satpolair) Polres Bengkayang langsung mengambil langkah sigap untuk mencegah terjadinya konflik antar nelayan walaupun secara umum kondisi perairan masih relatif aman, tidak membuat jajaran Sat Polair terlena.
Untuk mengantisipasi terjadinya konflik antar nelayan, Rabu (16/10/2019) anggota Sat Polair Polres Bengkayang, melaksanakan patroli rutin sekaligus melakukan bimbingan masyarakat (Binmas) perairan baik itu terhadap nelayan lokal maupun nelayan yang datang dari luar wilayah.
Kasat Polair AKP Apep Syamsul Hakim, S. IP mengatakan, kegiatan binmas perairan adalah upaya menekan terjadinya konflik diantara nelayan yang sering terjadi di musim tangkap.
“Binmas kami laksanakan pada saat patroli rutin dengan menyambangi kapal nelayan yang sedang lego jangkar agar tidak bertindak anarkis ketika bertemu dengan nelayan yang datang dari luar wilayah”, ucap AKP Apep.
AKP Apep menambahkan bahwa Binmas kami lakukan di dermaga pada saat kapal nelayan sedang bersandar.
“Saya harapkan kepada nelayan agar tidak terpancing isu yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas di perairan, apabila terjadi sesuatu di laut agar langsung menghubungi Sat Polair ” ungkap Apep Syamsul Hakim, S. IP.
