Polres Bengkayang – Minggu 26 Juli 2020, sungai Betung, upaya pemerintah dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan yang terjadi hampir setiap tahun disaat musim kemarau tiba di indonesia terus mengalami kendala, penyebab nya adalah kebiasaan masyarakat indonesia dalam membuka maupun mengolah areal pertanian atau perkebunan masih menggunakan metode membakar,hal ini dapat berdampak kepada karhutla secara meluas, mengingat disaat musim kemarau banyak tumbuhan yang mengering disertai tiupan angin yang kencang menyumbang lajunya penyebaran spot titik api, untuk membantu upaya pemerintah dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan secara meluas tersebut, polri melalui jajaranyan mengambil langkah persuasif dengan cara melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak membakar hutan dan lahan dalam membuka areal pertanian dan perkebunan.

Seperti kegiatan yang dilakukan oleh Brigadir Lemunson yang merupakan salah seorang anggota bhabinkamtibmas polsek sungai betung, pada saat melaksanakan tugas sambang didesa binaanya, Brigadir Lemunson membawa serta banner yang bertuliskan ” Asap menggangu kesehatan, mari cegah kebakaran hutan dan lahan” bersosialisasi kepada warga yang ditemuinya, Brigadir Lemunson menjelaskan tentang larangan membakar hutan dan lahan dan dampak yang ditimbulkan serta hukum yang mengatur bagi pelaku yang sengaja membuka areal pertanian dan perkebun dengan cara membakar yang berdampak kepada terbakarnya hutan dan lahan secara meluas.

Selain melakukan sosialisasi dan mengajak warga untuk mendukung upaya pemerintah dalam mencegah karhutla. Brigadir Lemunson juga memberi saran kepada warga yang ditemuinya untuk menjaga alam dan ekositem didalamnya, agar dapat diwariskan kepada anak cucu nanti nya, sebelum menutup sosialisasi nya Brigadir Lemunson juga mengajak warga nya untuk menjaga sit.kamtibmas tetap kondusif menjelang pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah bupati dan wakil bupati kab.bengkayang yang akan diselenggarakan akhir th ini, agar pilkada kab.bengkayang dapat berjalan aman, damai dan sejuk.

Penulis : petrus