
Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kabupaten Bengkayang gelar FGD untuk Optimalisasi kerukunan guna mencegah dan menangkal berkembangnya sikap Radikalisme dan intoleran dalam rangka menciptakan Kamtibmas yang kondusif di kabupaten Bengkayang. Acara dilaksanakan di aula hotel Lala Golden Bengkayang, Jumat (29/10).
FGD tersebut mengundang tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, forkopimda dan tokoh adat.
Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Kapolres Bengkayang, AKBP Arif Agung Winarto berharap dengan adanya FGD ini dapat menghasilkan poin-poin penting dan komitmen bersama dalam menanggulangi radikalisme dan intoleran di Bengkayang.
Sebagai institusi kepolisian, tentu terus mengawal dan menjaga kerukunan yang ada di Bengkayang sebaik mungkin.
“Tugas kami memang menjaga ketertiban dan keamanan yang ada, dan strategi kami jelas mengedepankan babinkamtibmas dalam mendeteksi Kegiatan masyarakat yang menyimpang dari toleransi dan mungkin potensi-potensi yang bakal muncul di masyarakat,” ucapnya.
Ia menegaskan, jikapun terdapat riak-riak pihaknya akan menurunkan satuan intelijen dalam melakukan deteksi dini. Selain itu membangun komunikasi dengan forkopimda, organisasi-organisasi masyarakat dan juga agama.
“Deteksi dini ini perlu, agar tahu langkah-langkah yang akan dilakukan kedepannya. Terutama kita Polri tetap mengedepankan komunikasi, pendekatan, tidak selaku tindakan hukum. Komunikasi adalah jalan utama yang dilakukan Polri untuk menyelesaikan masalah apalagi soal intoleran,”tegasnya.
Arif berharap, Bengkayang tetap dalam kondisi yang baik , aman, dan damai.
