Akhir-akhir ini cuaca di kecamatan capkala sangat panas dikarenakan telah lama tidak diguyur hujan. Akibatnya banyak lahan yang kering dan tandus, ketersediaan stok air untuk kebutuhan masyarakat menipis. Karena banyak ranting yang kering dikhawatirkan apabila terkena api maka akan mengakibatkan kebakaran. Dampak buruknya bila tidak segera atau sulit dipadamkan maka akan terjadi polusi udara yang merugikan masyarakat serta berdampak buruk bagi kesehatan.

Oleh karena itu, sebagai bentuk upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan, terus-menerus ditingkatkan oleh jajaran Polres Bengkayang khususnya Polsek Capkala. Kali ini Bhabinkamtibmas Desa Mandor, Brigadir Triandhika P H, turun ke lapangan melakukan sambang desa kepada warga binaannya untuk memberikan himbauan-himbauan terkait kebakaran lahan dan hutan. Minggu (29/05/2022).

Dalam sambang kepada warga binaannya kali ini, Brigadir Triandhika P H menyampaikan himbauan berupa pesan-pesan kamtibmas terkait larangan membakar hutan dan lahan serta sanksi hukum dan pidana bagi siapa saja yang terlibat dalam terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

“Saya berharap dengan memberikan penjelasan langsung kepada masyarakat serta memberikan pemahaman terkait undang-undang yang melarang membakar hutan dan lahan, maka saya harap masyarakat kecamatan capkala khususnya desa Aris tidak lagi berfikir untuk membakar hutan dan lahan dalam berkebun maupun bertani,” ungkap Brigadir Triandhika P H.

Di lain tempat, Kapolsek Capkala melalui Kanit Binmas Bripka Nanang S., mengatakan bahwa salah satu upaya Polsek Capkala dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan yakni dengan memberikan himbauan atau pesan-pesan kamtibmas kepada warga langsung melalui sambang dialogis dengan masyarakat dan juga melalui media banner yang dipasang di suatu tempat.

“Dengan bersama-sama menjaga wilayah kita ini dari bahaya kabut asap dan tentunya dengan tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan, kasian anak-anak jika mereka harus menghirup kabut asap yang notabene akan berdampak buruk pada tubuh mereka.” ujar Kanit Binmas.