Polres Bengkayang – Pengusaha asal Bengkayang, Edison memberikan sejumlah bantuan berbentuk paket sembako kepada warga kurang mampu, menderita sakit, dan cacat fisik di Dusun Melabo, Desa Setia Budi, Kecamatan Bengkayang.

Edison atau yang dikenal Akong ini mengandeng Polrek Bengkayang dalam aksi sosialnya. Aksi sosial ini juga dalam rangka memperingati hari Bhayangkara ke-74 Kepolisian RI.

Edison menyatakan, rata-rata masyarakat yang ada di Dusun Melabo mengalami kesulitan ekonomi terlebih di pandemi Covid-19. Ia menyatakan sering keluar masuk sebuah kampung tersebut yang berjarak kurangebih 10 kilometer dari pusat kota kecamatan Bengkayang. Meskipun tergolong masih wilayah kota, Melabo masih sangat tertinggal, akses masuk kampung pun masih jalan tanah.

“Padahal ini dekat dengan kota, tapi akses ke kampung sangat sulit, jalan tanah yang kalau musim hujan akan susah di lalui. Untuk masyarakat di daerah Melabo pun tidak ada air bersih, jadi mereka hanya mengandalkan air hujan dan sungai yang sangat jauh dari pemukiman warga,” ucap Edison, Minggu (28/6).

Lanjutnya, jika ia perhatikan masyarakat Melabo banyak yang kurang gizi. Sebab kata Akong yang ia temui banyak warga menderita sakit diusia muda, dan ada yang juga terbawa dari lahir.

“Tapi sepertinya rata-rata penyakit yang di derita sama. Ada yang cacat, ada buta, dan kondisi fisik yang tidak normal. Seperti mereka juga kekurangan gizi. Dan air yang mereka konsumsi pun menampung air hujan. Ada sungai tapi sangat jauh, bisa berjalan satu kilo meter dan lebih. Itu anak-anak yang biasa ambil air. Kasian kita melihat mereka seperti itu,” ucap Edison.

Selanjutnya kata Edison, aksi sosial yang ia berikan tersebut bentuk kepedulian terhadap sesama, apalgi yang sangat membutuhkan. Oleh karena itu ia mengandeng Polsek Kota. Edison berhahap, ada aksi-aksi yang dilakukan oleh yang lain untuk membantu warga kurang mampu di kampung-kampung yang tidak tersentuh banyak media.

“Semoga apa yang kita berikan dapat bermanfaat dan membantu mereka, meskipun tidaklah banyak. Paling tidak dalam situasi saat ini mereka bisa terbantu,” jelasnya.

Tambah Edison, padahal Melabo memiliki tanah yang subur dan cocok untuk bertanam, hanya tidak ada dukungan dan dorongan dari pemerintah. Adapun hasil bumi mereka sulit bawa keluar.

Sementara itu, menurut Kapolsek Bengkayang, Ipda Rozehan Nur Ali, yang turut turun membagikan bantuan sosial tersebut menyatakan, kampung Melabo masih banyak yang belum tersentuh pembangunan. Untuk itu, dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-74 ia bersama rekan-rekan dan donatur untuk bakti sosial di daerah yang belum tersentuh dan akses untuk logistik yang belum bisa dijangkau dari kota.

“Kami bersama donator mendatangi warga meskipun membutuhkan waktu yang tidak singkat, dan melewati jalan yang cukup ekstrim,” ungkap Kapolsek Bengkayang, Ipda Rozehan Nur Ali. Ipda Rozehan menilai, kampung Melabo jauh tertinggal dari masyarakat lainnya di Bengkayang, walaupun masih tergolong masuk di Kecamatan Bengkayang kota.

“Secara pribadi sangat prihatin, semoga kedepannya dan berjalannya waktu akses jalan segera dibangun agar mobilisasi masyarakat dapat lancar dan perekonomian pun terbantu. Serta masyarakat Melabo sendiri bisa bangkit dari keterpurukan,” harapnya.