Polres Bengkayang – Mayoritas nelayan dan pembudidaya mengalami dampak dari pandemi Covid-19 sehingga kelangsungnya para produsen pangan perikanan ikut terancam. Dari hasil pemantauan personel Sat Polair Polres Bengkayang Polda Kalbar mayoritas daerah melaporkan terjadi penurunan harga ikan yang cukup signifikan, terutama jenis ikan tertentu yang menjadi komoditas ekspor.

Menanggapi hal tersebut untuk mendukung ketahanan pangan di sektor perikanan wilayah Kabupaten Bengkayang personel Sat Polair Polres Bengkayang sambangi nelayan  bagan atau kelong di Pulau Randayan Kecamatan Sungai Raya Kepulauan Kabupaten Bengkayang, Rabu (24/06/20).

Dalam sambang tersebut Brigadir Juwarsa memberikan semangat dan motivasi serta menyampaikan imbauan kamtibmas.

“Kami imbau agar dalam beraktivitas saat akan menjual hasil tangkapan selalu mengikuti protokol kesehatan yang sudah di anjurkan pemerintah.

Selain itu kami juga sampaikan untuk menggunakan alat tangkap yang tidak merusak lingkungan atau ekosistem laut serta memotivasi kepada nelayan agar tetap semangat berjuang dalam berkontribusi memenuhi ketahanan pangan di masa pandemi Covid 19.

“Gunakanlah alat tangkap yang ramah lingkungan yang sesuai dengan peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan sehingga tidak merusak ekosistem laut” pungkasnya.

Heri, salah satu nelayan di Pulau Randayan mengaku senang dengan kehadiran Sat Polair Polres Bengkayang yang aktif menyambangi nelayan.

“Dengan kehadiran polair dapat memberikan rasa aman bagi kami yang mencari ikan serta kami dapat berbagi informasi tentang peristiwa dan kejadian dilaut”, tutur Heri.